-
-
1 komentar
PT. SINAR MATARAM
RENCANA PEMERIKSAAN
TAHUN BUKU 2005
1. UMUM
PT. SINAR MATARAM didirikan berdasarkan akte notaris Abadi Thimoty,
Sarjana Hukum, Nomor 7, tetanggal 13 mei 2002, dengan
perubahan-perubahannya dan yang terakhir
dengan akte No 47, tertanggal 25 januari 2003, yang dibuat dihadapan notaris
yang sama.
Akte pendirian telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Repulik Indonesia dengan surat No.Y.A.7/777/03 tertanggal 27 juli 2003 dan telah dimuat dalam Berita Negara
Repulik Indonesia tanggal 25 November 2003 No 99, tambahan No. 797
Maksud dan Tujuan Peusahaan
Perusahaan bergerak dibidang penerbitan
surat kabar Aneka Warta
Alamat Perusahaan
Kantor: Jl Gagak Rimang No 2-4
2. SUSUNAN PENGURUS
Dewan Komisaris
Direktur
Utama :
Andriyono Dharmadi
Ketua Dewan Komisaris : Oslan Sibarani
Direksi
Direktur
Sirkulasi :
Wim Hartono
Direktur Iklan :
Ali Wahyudi
Direktur Akuntansi
: Betty Hanafiah
3. PERMODALAN
Modal dasar perusahaan terdiri atas
8.000 lembar saham biasa dengan nilai pari Rp. 50.000.000.000 per lembar
Dari jumlah tersebut sebanyak 6.000
lembar telah beredar , yaitu 4.500 lembar diberikan kepad Tuan dan Ny. Andriono
Dharmadi atas aktiva-aktiva yang diserahkan, dan 1.500 dijual tunai (sebesar
nilai nominal) kepada Tuan Oslan Sibarani, Direktur Bank Nasional
4. Kebijakan Akuntansi
a.
Penyajian
laporan keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan
konsep harga perolehan, laporan arus kas disusun berdasarkan metode tidak
langsung (indirect method)
b.
Persediaan
1.
Persediaan
bahan baku dibukukan berdasarkan harga
perolehannya. Penilaian
persediaan akhir berdasarkan metode FIFO.
2.
Persediaan
barang dalam proses (WIP) dinilai berdasarkan tahap-tahap penyelesaian dalam
proses produksinya. Penilaian persediaan tersebut didasarkan atas taksiran
ekuivalent unit selesai dari WIP dari masing-masing tahap proses produksi yang
bersangkutan.
3.
Persediaan
barang jadi dinilai berdasakan metode rata-rata.
c.
Piutang
usaha
Perusahaan tidak membuat penyisihan
piutang ragu-ragu, tetapi langsung membebankan keperkiraan rugi-laba, piutang
yang benar-benar tak tertagih
d.
Penyertaan
dalam bentuk saham
Penyertaan dalam bentuk saham yang
mencapai 20% atau lebih dibukukan berdasarkan metode equity
e.
Aktiva
tetap
Aktiva tetap dinilai berdasarkan harga
perolehan dan penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap. Taksiran umur ekonomis
aktiva tetap adalah sebagai berikut :
·
Bangunan : 20
tahun
·
Mesin-mesin : 10 tahun
·
Kendaraan
bermotor : 5 tahun
·
Inventaris
kantor dan pabrik : 5 tahun
f.
Biaya
Perijinan
Biaya perijinan yang ditangguhkan
diamortisasi selama 10 tahun dengan metode garis lurus
g.
Utang/Piutang
dalam rangka hubungan khusus
Hubungan khusus adalah hubungan secara
langsung / tdk langsung mempengaruhi kepengurusan atau pengelolaan perusahaan
diluar hubungan afiliasi. Utang piutang ini diselenggarakan atas dasar
transaksi dengna syarat-syarat sebagaimana lazimnya transaksi normal
h.
Pengakuan
pendapatan
Pendapatan dari penjualan diakui pada saat
dilakukan penyerahan barang kepada pembeli
i.
Transaksi
dan penjabaran mata uang asing
Pembukuan perusahaan diselenggarakan dalam
mata uang rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dibukukan dengan kurs yang
berlaku pada saat terjadinya transaksi. Saldo aktiva dan kewajiban moneter
dalam mata uang asing pertanggal neraca dijabarkan dengan kurs yang berlaku
pada saat tanggal neraca. Selisi kurs yang terjadi dikreditkan (dibebankan)
pada perhitungan rugi laba tahun berjalan.
j.
Taksiran
pajak penghasilan
Taksiran pajak penghasilan ditentukan
berdasarkan taksiran laba kena pajak dari tahun yang bersangkutan. Perusahaan
tidak menganut deferred tax accounting methode atas perbedaan waktu.
k.
Tahun
buku
Tahun buku perusahaan berjalan taggal 1
januari – 31 desember
5.
Buku-buku
yang digunakan perusahaan :
Dalam rangka penyusunan laporan keuangan,
perusahaan telah menyelenggarakan, antara lain :
·
Buku
kas
·
Buku
bank
·
Buku
besar
·
Ayat-ayat
jurnal
·
Proses
pembukuan masih dilakukan secara manual
6a. Neraca Komperatif
6b. Laba rugi
7.
Masalah
akuntansi
·
Pembukuan
dilakukan secara manual, sekarang dalam proses menuju komputerisasi
·
Saldo
antara controling acount dengan subledger tidak sama
·
Rekonsiliasi
saldo bank dilakukan pada akhir tahun dan masih terdapat selisih
·
Perusahaan
yang menuju komputerisasi akan dapat memberikan laporan yang lebih cepat, akan
tetapi praktekny perusahaan masih mengalami hambatan-hambatan dalam penggunaan
media tersebut yang berakibat pada terlambatnya penerimaan laporan final. Untuk
mengimbangi perkembangan dan masalah-masalah yang timbul, perusahaan perlu
meningkatkan pemakaian komputer, dalam hal ini menerapkan program yang lebih
mantap
8.
Masalah
perpajakan
·
Dalam
pengelompokan biaya masih ditemukan biaya-biya yang seharusnya tidak termasuk
pada kelompok biaya menurut fiskal, hal ini perlu penegasan lebih lanjut untuk
penyusunan rekonsiliasi laba komersil dan laba fiskal
·
Tahun
sebelumnya semua pajak-pajak yang terhutang telah diselesaikan, dengan kata
lain tidak ada pajak-pajak yang belum dibayarkan
9.
Masala
pemeriksaan
·
Laporan
keuangan perusahan untuk tahun buku 2004 diperiksa oleh kantor akuntan Drs.
Sidharus & Co
·
Kesulitan
dalam membuat rekonsiliasi saldo hubungan R/K dengan anak perusahaan
·
Pada
pelaksanaan pemerikasaan fisik persediaan masih timbul kemungkinan kesulitan
dalam rekonsiliasi hasil stok opname dengan kartu stok
10.
Rencana
kerja :
Staffing:
Pertner : Mutmainnah
Milman
11.
Jasa
akuntan
Pemeriksaan umum atas laporan keuangan
untuk dapat memberikan pendapat atas kewajaran laoporang keuangan secara
keseluruhan
12.
Biaya
pemeriksaan
Rp. 175.000.000 (seratus tujuh puluh lima juta rupiah ), ditambah PPN 10%, dikurangi Pph 23 6%
13.
Waktu
Pemeriksaan lapangan dimulai /selesai : 26 Februari 2006
Pemeriksaan stock fisik/kas : 7 Maret 2006
Evaluasi internal kontrol : 21 Maret 2006
Penyerahan laporan akuntan : 28 Maret 2006
Pelaksana stock opname : 2 April 2006
Thanks kk, sangat berguna :)